Jumat, 16 Februari 2018

Liburan lalu ingin mendaki? ini tipsnya



Liburan merupakan suatu waktu dimana seseorang tidak masuk kantor dan tidak melakukan rutinitas kerjanya. Meskipun durasi liburan itu singkat, namun liburan akan sangat ditunggu kehadirannya. Banyak cara orang dalam menghabiskan waktu liburannya, mulai dari berdiam diri dirumah, pulang kampung, pergi ketempat wisata, sampai pergi mendaki gunung. Lebih khusus mengenai mendaki gunung, persiapan khusus perlu dilakukan mengingat hiking ini kegiatan yang paling banyak menguras tenaga dibandingkan lainnya. Mau tau apa saja perisiapannya? Berikut adalah ulasannya.

Cari informasi tujuan
Mencari informasi tujuan terlebih dahulu dalam kegiatan hiking dan camping di gunung adalah pilihan yang tepat. Kalian harus memiliki minimal gambaran seperti apa suasana disana, seperti apa medan yang akan ditempuh, dan rintangan apa saja yang akan dihadapi. Dari sini nantinya akan diketahui barang-barang apa saja yang nantinya akan dibawa.

Barang bawaan
Melakukan camping tentunya berbeda dengan melancong keluar negeri. Jika keluar negri semua barang bisa dimasukkan kedalam koper, lain halnya dengan barang yang akan dibawa ketika camping. Tenda, kompor gas portable, nesting, serta makanan ringan.

Bawalah makanan cepat saji
Mendaki gunung atau bukit dengan bawaan sepeti beras sekarung, air segalon serta lauk-laukan mentah tentunya akan sangat memberatkan pendaki, terlebih bagi pemula. Membawa makanan cepat saji seperti mie instan, air secukupnya serta roti merupakan pilihan pas sebagai teman mendaki gunung.

Carilah sumber mata air terdekat
4 kebutuhan utama dalam bermain di alam liar adalah air, api, makanan, dan tempat berteduh. Terlebih kebutuhan air, bergerak biasa saja akan merangsang cairan tubuh keluar melalui keringat, apalagi camping dan hiking yang notabeni tergolong dalam kegiatan berat. Untuk menghindari tubuh dari dehidrasi, manusia memerlukan minimal 2 liter air dalam sehari. Air adalah sesuatu yang wajib dibawa dikala camping. Namun sayangnya, pembawaan air dalam jumlah banyak bukan solusi yang pas dari masalah dahaga ketika camping dan hiking. Karena itulah, membawa air secukupnya dan informasi akan sumber mata air dari tempat yang akan dituju itu penting.

Bawa perlengkapan kesehatan masing-masing
Manusia yang satu dengan manusia yang lainnya tidak akan sama, termasuk dalam penyakit. Ada baiknya persiapkan obat kesehatan bagi masing-masing pendaki. Memang, tujuan dari hiking serta camping ini adalah untuk melepas penat dan bersenang-senang. Namun tidak akan ada yang tahu apa yang akan terjadi 1 detik kedepan seperti apa. Tidak ada salahnya bukan mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk?

Belajar menyalakan api unggun
Ketika sudah sampai ditempat tujuan, bautlah api unggun dengan menggunakan kayu-kayuan dan dedaunan kering yang ada disekitar. Tidak perlu memukul-mukul batu agar ada percikan api muncul, cukup dengan memantik mancis, dan api pun akan menyala. Api yang baru mulai menyala jangan langsung ditumpuk dengan kayu dan dedaunan. Penumpukan kayu dan dedaunan pada api yang baru muncul akan mengakibatkan api mati. Sabarlah dalam membuat api dari kecil menjadi besar.

Buat list to do
Bagi kalian yang tidak memiliki rincian kegiatan ketika mendaki sampai di puncak nanti, lebih baik batalkan saja rencana camping dan hikingnya. Jika ketika sampai hanya berdiam diri, memainkan gadget lalu tidur, apa bedanya hiking tersebut dengan dirumah? Buatlah agenda yang menyenangkan yang dirembukkan dengan peserta pendaki agar kegiatan hiking dan campingnya jadi lebih mengasyikkan.

Tinggalkan gadget
Penggunaan gadget ketika berada di alam liar merupakan kegiatan yang sia-sia. Sama saja dengan mengupas bawang yang sudah memerihkan mata, namun langsung dibuang ke bak sampah. Tinggalkan gadget kalian di tenda, lalu nikmatilah usaha yang telah dilakukan untuk mencapai alam yang dituju, lalu rasakan kebersamaan dengan lingkungan sekitar.

Jangan buang sampah sembarangan
Gunung yang kalian daki bukanlah tempat sampah. Jika kalian berpendapat sampah yang kalian tinggalakan tidak akan merusak lingkungan seberat tambang batu bara dan minyak, maka kalian sudah salah besar. Sampah yang ditinggalkan apalagi sampah plastik akan memerlukan waktu beratu-ratus tahun untuk menguraikannya. Jika kalian tidak bisa membuat, maka setidaknya janganlah merusak.

Demikianlah beberapa dari tips bagi kalian yang ingin mengahabiskan liburan dengan mendaki dan kamping digunung. Semoga tulisan ini bermanfaat, dan mohon maaf apabila terdapat kata-kata tajam yang merugikan suatu pihak. Salam damai J

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

IBX5A51B5ECCBEDD

Label