Kamis, 12 Oktober 2017

Apa Yang Terjadi Jika Asap Rokok Ditelan?


Sobat sekalian, pernah kah kalian memikirkan, mengapa perokok itu selalu mengeluarkan asap dari rokok yang di hisapnya? Atau kenapa tidak ditelan saja jadi tidak menghadirkan bahaya bagi sekitarnya? Bahkan perokok berat sekalipun tidak pernah bisa menelan asap rokok yang dihisapnya sendiri. Tahu kah mengapa? Berikut adalah penjelasan mengapa aspa rokok dari perokok itu sendiri tidak pernah bisa tertelan, beberapa bahaya dari menelan asap rokok itu sendiri.

Ketika ada sebuah benda asing yang tak seharusnya masuk kedalam tubuh tiba-tiba masuk, maka respon pertama dari tubuh adalah mengeluarkannya dengan berbagai cara. Misalnya orang yang keracunan makanan, maka otak dalam tubuh akan memerintahkan perut untuk mengeluarkan benda berbahaya tadi dari dalam perut melalui proses muntah. Selanjutnya adalah, keluar dari saluran pencernaan, baik itu dari proses normal atau tidak, dan proses terakhir dari penolakan tubuh terhadap benda asing berbahaya adalah dengan batuk. Dan menelan asap rokok akan selalu terkeluar karena tubuh akan tau dengan ototmatis kalau asap rokok itu berbahaya, dan respon tubuh dalam menangkalnya adalah dengan batuk. Walaupun tubuh melakukan penolakan, tapi ada beberapa kandungan asap rokok yang berhasil masuk ke tubuh sehingga menimbulkan penyakit.

Selain respon tubuh tadi, ternyata banyak hal buruk jika udara dari asap rokok. Berikut adalah beberapa akibat buruk dari menelan asap rokok
  • Beresiko terkena penyakit gangguan pernapasan

Salah satu contoh penyakit gangguan pernapasan yang disebabkan oleh asap rokok, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak sekalipun ialah penyakit paru-paru. Bahkan untuk kasus perokok pasif dewasa dapat lebih beresiko terserang kanker paru-paru. Hal ini disebabkan karena perokok pasif dewasa biasanya menghirup asap rokok yang lebih banyak daripada perokok aktif dewasa. Yang mana, asap rokok yang terhirup dapat mengganggu fungsi paru-paru, meningkatkan produksi sputum (dahak atau lendir yang biasanya keluar ketika batuk) dan batuk, serta menimbulkan ketidaknyamanan pada dada.
Sedangkan untuk kasus anak-anak yang biasanya menjadi perokok pasif dapat meningkatkan resiko penyakit infeksi saluran pernapasan bawah (LRTIs), seperti bronkitis dan pneumonia (paru-paru basah). Selain itu, pada kasus anak-anak juga akan menyebabkan penyakit asma. Ditambah lagi, menjadi perokok pasif akan dapat meningkatkan peningkatan prevalensi (kelaziman) cairan yang dihasilkan di telinga tengah
  • Infeksi telinga bagian tengah

Infeksi ini terjadi sebagaimana telah dijelaskan di atas ialah karena adanya peningkatan prevalensi (kelaziman) cairan yang dihasilkan di telinga tengah. Bahkan Dr. Deborah Lehmann (Kepala Institute’s Infectious Diseases Research) mengatakan bahwa infeksi ini bisa berakibat seumur hidup bagi anak-anak. Hal ini didasarkan pada 20% kasus infeksi saluran telinga bagian tengah ini terjadi pada anak-anak berusia 1-2 tahun. Sedemikian sehingga dapat merusak pendengaran pada telinga. Yang mana, kasus ini memang banyak terjadi karena disebabkan oleh asap rokok
  • Beresiko terkena penyakit jantung dan stroke

Baik perokok aktif maupun pasif sama-sama beresiko untuk terkena penyakit serangan jantung bahkan gejala stroke ringan dan berat akibat menghirup asap rokok. Hal ini dikarenakan asap rokok yang terhirup masuk ke tubuh dalam jangka pendek dapat meningkatkan sensitivitas trombosit serta penurunan kemampuan jantung dalam menerima dan menompa oksigen ke seluruh tubuh. Sedangkan asap rokok yang terhirup masuk ke tubuh dalam jangka panjang dapat menyebabkan penumpukan plak dan efek buruk pada kolesterol darah
  • Meningkatkan resiko terkena kanker

Resiko terkena kanker ini disebabkan oleh asap rokok yang terhirup masuk ke tubuh dalam jangka panjang, baik perokok aktif maupun perokok pasif. Yang mana, perokok pasif memiliki resiko yang lebih tinggi sekitar 20% hingga 30% daripada perokok aktif untuk terkena kanker paru-paru atauinfeksi paru-paru. Berbagai bukti kesehatan bahwa telah menunjukkan bahwa perokok pasif memang lebih rentan untuk terkena berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh asap rokok, seperti stroke, kanker sinus hidung, kanker tenggorokan, kanker payudara (bagi wanita), dan juga kanker paru-paru, serta berbagai penyakit lainnya.
  • Mengurangi kadar vitamin dan antioksidan dalam darah

Menghirup maupun menelan asap rokok dapat berakibat mengurangi konsentrasi askorbat, antioksidan penting dalam darah, bahkan ketika jumlah paparan asap minimal. Sebagaimana doketahui dari studi kesehatan yang telah menunjukkan bahwa konsentrasi askorbat darah pada anak yang menghirup asap rokok berada di bawah orang-orang dari anak-anak yang tidak menghirup asap rokok. Oleh karena itu, sebaiknya hindarkanlah anak-anak dari paparan asap rokok dan apabila kita merupakan orang dewasa yang merupakan perokok aktif, sebaiknya menghindari merokok di dekat anak-anak.
  • Beresiko terkena meningokokus

Meningokokus adalah sebuah penyakit yang ditimbulkan karena terjadinya infeksi oleh kuman atau bakteri, di mana kuman atau bakteri tersebut dikenal dengan sebutan meningokokus. Penyakit ini terkadang dapat juga menyebabkan keracunan darah, meningitis, cacat, bahkan kematian. Pusat Pengendalian Penyakit AS, sebagaimana dilansir dari HaloSehat.com Center of Reliable Health Information mengatakan bahwa paparan asap tembakau (rokok), baik melalui perokok aktif maupun perokok pasif, telah meningkatkan resiko pengembangan penyakit meningokokus ini. Peningkatan penyakit meningokokus pada perokok aktif dan perokok pasif ini disebabkan karena adanya peningkatan kemampuan bakteri mematuhi mucosa.
  • Menyebabkan penyempitan pembuluh darah (atersklerosis)

Penyempitan pembuluh darah (atersklerosis) adalah penyakit yang disebabkan oleh penyempitan dan pergeseran pembuluh darah, di mana pada kasus penyakit ini terjadi pada pembuluh darah di jantung. Bahkan terkadang bisa menyebabkan terjadinya penyumbatan pembuluh darah yang sangat fatal sehingga darah dapat menggumpal dan bercampur dengan lemak yang menempel di pembuluh darah, yang kemudian dapat mengakibatkan serangan jantung dan stroke, bahkan kematian yang mendadak.
Masihkah anda ingin merokok?


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

IBX5A51B5ECCBEDD

Label