Rabu, 04 Oktober 2017

5 Cara Lain Menangkap Ikan

Memancing merupakan sebuah kegiatan yang membosankan bagi sebagian orang, tetapi tahu kah anda, bahwa untuk menangkap ikan tidak melulu menggunakan alat pancing berupa jorang yang lumrah digunakan oleh kebanyakan orang. Berikut adalah beberap cara lain menangkap ikan selain dengan joran pancing.

Banjuran. Yup banjuran merupakan teknik tradisional dalam menangkap ikan yang efektif serta ramah lingkungan. Banjuran ini sendiri basiknya memiliki kesamaan alat dengan joran pada umumnya, namun banjuran berbeda cara kerjanya. Banjuran terdiri dari sebuah paring sepanjang 20 cm, tali, kawat, pelampung dan juga umpan. Cara kerjanya adalah dengan memasang umpan berupa katak, daging, bekicot atau benda lainnya yang bisa mengundang para ikan predator berdatangan, lalu tempatkan disatu titik yang dianggap strategis. Jangan lupa sertakan pelampung agar banjuran tidak tenggelam dan lebih mudah dikenali. Diamkan selama 1x24 jam untuk memanennya. Banjuran biasanya ditujukan menangkap ikan predator seperti  gabus, toman, arwana, dan lainnya. 

Rengge, adalah salah satu alat tradisional menangkap ikan yang hanya terdiri dari paring bambu serta jaring. Pengoprasiannya pun terbilang mudah, cukup pasang dahulu jaring dari ujung ke ujung paring secara membentang, dan tempatkan membentang di tengah aliran sungai atau rawa. Ikan yang sedang berenang mengikuti arus biasanya akan tersangkut kedalam jaring rengge. 

Lukah adalah alat menangkap ikan selanjutnya yang ramah lingkungan. Lukah berbentuk seperti rudal, terdiri dari bambu yang diikat sehingga membentuk seperti rudal, dimana bagian awal terdapat lubang bersar sampai ujung nya lubang sangat kecil yang tidak bisa untuk dilaluai ikan dan dibatasi dengan bambu yang meruncing ditengah-tengahnya. Cara pemakaiannya cukup cari sebuah tempat yang akan jadi lintasan ikan dalam mencari makan, lalu letakkanlah lukah tadi di tengah-tengah jalur ikan mencari makan tadi. Tunggu sampai 2 jam, dan ikan yang terperangkap pun siap untuk dikonsumsi.

Sumpit, merupakan sebuah alternative lain bagi kalian yang suka memancing, namun bosan menggunakan joran seperti pada umumnya. Sumpit terdiri dari sebuah pipa sepanjang 100cm, dan sebuah peluru yang terdiri dari gabus, serta kawat runcing 3 buah yang ditancapkan pada gabus tadi. Cara kerjanya memerlukan keteletian yang tinggi. Penggunanya diharuskan melihat ikan yang sedang berdiam, lalu pada jarak yang dikira pas, sang pengguna sumpit melepaskan gabus yang berisikan kawat tadi dengan cara meniup melalui pipa diarahkan ke target. 

Dan terakhir adalah mengacal. Mengacal sendiri dapat ditemui di daerah Kalimantan selatan, dimana mengacal tidak memerlukan alat khusus, melainkan hanya dengan tangan kosong dan ember sebagai tempat penampungan. Mengacal sendiri biasanya dilakukan pada saat kemarau. Air yang akan mengering baik itu disungai ataupun rawa akan membuat ikam berkumpul disebuah titik, dan disanalah mengacal biasanya dilakukan. Hati-hati dalam mengacal, karena jika anda beruntung, maka anda bisa bertemu dengan ular, bbbbrrrrrrrr sesuatu yang mengerikan namun mengasyikkan.

Demikianlah beberapa alat dan cara menangkap ikan selain dengan joran. Semoga bisa bermanfaat dan menjadi bahan referensi dalam varisai mencari ikan.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

IBX5A51B5ECCBEDD

Label